Jepang Bendung Belanda
Sempat unggul dua gol terlebih dahulu, Belanda gagal menjaga
kemenangan karena tak kuasa menahan siksaan para samurai biru sepanjang
90 menit jalannya laga.
Duel bertajuk uji coba
mempertemukan dua kekuatan utama Eropa dan Asia yang terwakili oleh
Belanda dan Jepang. Berlangsung di Crystal Stadium, Genk, Belgia, kedua
negara tampak saling berksperimen dengan taktik mereka sapanjang
jalannya laga.
Belnda yang tak dapat diperkuat
Robin van Persie karena cedera menempatkan Siem De Jong sebagai
penggantinya. Sementara pelatih Jepang, Alberto Zaccheroni, tidak
menempatkan Yushito Endo dan Shinji Kagawa di
starting XI.Babak PertamaSejak
sepakan awal, Negeri Kincir Angin langsung mendominasi jalannya laga.
Kevin Strootman terlihat jadi pusat permainan melihat kuntitas sentuhan
bolanya. Sementara Jepang tampak masih meraba kekuatan Belanda dan belum
berani melakukan inisiatif.
Benar saja,
De Oranje mampu
membuka keunggulan kala laga baru berjalan 12 menit. Adalah kapten
Hamburg SV, Rafael Van der Vaart yang jadi aktornya. Kesalahan
komunikasi duo bek negeri Samurai, yakni Uchida dan Konno, mampu
dimanfaatkan gelandang 29 tahun itu menjadi gol! Skor 1-0 untuk Belanda.
Unggul
cepat tak membuat Arjen Robben cs mengendurkan serangan. Beberapa
peluang yang berasal dari kaki Jermain Lens atau Robben sendiri, sempat
mengancam gawang Kawashima. Sementara Jepang hanya mengandalkan serangan
balik.
Pada menit ke 32, gelombang serangan Jepang benar-benar
membuat lini belakang Belanda kalang kabut. Dua sepakan keras
berturut-turut dari Osako dan Ozaki masih tertahan tubuh Ron Vlaar.
Belanda kemudian kembali memegang kendali. Sepakan kaki kiri khas Robben
pada menit ke 34 membuat Nisikawa tampak luar biasa.
Sayang
Nisikawa tak mampu melanjutkan aksi briliannya terhadap percobaan kedua
Si Kaki Kaca pada menit ke 38. Tertinggal dua gol, Jepang baru menemukan
reaksi yang tepat. Hanya berselang enam menit pasca gol Robben, Yuya
Osako langsung mencatatkan namanya di papan skor usai menyelesaikan
umpan manis Makoto Hasebe, 2-1 Belanda masih unggul.
Pada
akhirnya kedudukan 2-1 untuk Belanda bertahan hingga paruh pertama usai.
Alberto Zaccheroni tampaknya bakal menurunkan dua fantasistanya, yakni
Endo dan Kagawa, untuk menambah daya gedor.
Babak KeduaParuh
kedua dimulai, beberapa pergantian pemain dilakukan kedua kubu,
terutama Jepang. Benar saja, dua fantasista mereka yakni Endo dan Kagawa
masuk menggantikan Makoto Hasebe dan Hiroshi Kiyotake.
Gebrakan
tak terduga pun dilakukan Tim Samurai biru. Secara luar biasa mereka
mampu mendominasi laga secara mutlak. Merka benar-benar mengurung Negeri
Kincir Angin. Beberapa blunder kerap dilakukan para punggawa lini
belakang Belanda karenanya.
Hal itu jadi keuntungan buat Jepang.
Pada menit ke 60, tanpa pikir panjang Keisuke Honda melepaskan
spesialisasinya melaui tembakan keras dari sudut sulit. Cillesen yang
tak banyak bekerja di babak pertama gagal menyelamatkan bola yang
meluncur kencang ke dalam gawangnya. Secara luar biasa skor berubah
menjadi imbang 2-2.
Emosi para pemain Belanda semakin tak karuan
setelah kedudukan menjadi imbang, sebaliknya Jepang malah semakin
percaya diri. Raja Asia itu bahkan nyaris berbalik unggul andai
Cillessen tak tampil gemilang menghadang tembakan keras Kagawa pada
menit ke 68.
Perlahan namun pasti, permainan kedua tim kembali
berimbang. Serangan demi serangan silih berganti menggempur gawang kedua
tim. Sepakan keras Strootman pada menit ke 79 yang mampu dikuasai
Nisikawa, dibalas Kakitan dengan cara yang sama satu menit kemudian.
Duel berlangsung semakin krusial di masa
injury time, namun tak ada gol yang terjadi. Skor imbang 2-2 jadi hasil akhir laga seru ini.
Susunan PemainBelanda: Cillessen; Janmaat, Vlaar, De Vrij, Blind; Strootman, N.de Jong, Van der Vaart; Robben, S.de Jong, Lens
Jepang: Nisikawa; Uchida, Konno, Yoshida, Nagatomo; Kiyotake, Hasebe, Honda, Yamaguchi; Osako, Okazaki
(A.R.H)